Rotasi, Film Pendek Karya Arek Malang yang berhasil Juara di Singapura

ilovemalang – Final ‘5Min Video Challenge’ di Singapura berhasil menemukan jawaranya, anak muda asal Malang, Jawa Timur berhasil mengungguli 11 video dari berbagai negara. Simak informasi selengkapnya disini.

Rotasi, Film Pendek Karya Arek Malang yang berhasil Juara di Singapura
Rotasi, Film Pendek Karya Arek Malang yang berhasil Juara di Singapura

Rotasi, Film besutan Destian Rendra dan Premy Bima K bercerita tentang seorang fotografer yang mengalami pertengkaran secara beruntun. Hal tersebut membuatnya tidak percaya perumpamaan ‘Bumi Berputar’. Namun, diakhir cerita dia melakukan sebuah perjalanan yang mengubah pikirannya terhadap perumpamaan berputarnya Bumi.

Rotasi dinilai memenuhi semua kriteria penilaian, mulai dari sinematografi, kesesuaian tema, orisinalitas konten, cara bertutur yang kreatif, dan kualitas produksi.

Kisah sederhana yang dikemas dengan apik membuat Rotasi sukses mengungguli 11 video lainnya termasuk dari Indonesia sendiri, Singapura, Australia, Filiphina, Thailand dan Tanzania.

Karenanya, Rotasi berhak menyabet USD 30 ribu. Tak cukup sampai disitu, Rotasi juga sukses menggondol USD 3 ribu sebagai video terfavorit. Total, Destian Rendra dan tim yang terlibat dalam penggarapan Rotasi pulang membawa USD 33 ribu atau sekitar Rp 445 juta.

“Rasanya gak percaya. Dulu targetnya untuk bisa menang di tingkat nasional saja sudah bersyukur. Dan kita di bawa ke sini, bersaing lagi dengan yang dari negara lain. Gak nyangka menang,” kata Destian tak lama usai menerima penghargaan ‘5Min Video Challenge’ di Grand Hyatt Singapura.

Denny Pradana, salah satu cast dalam video yang menemani Destian menerima penghargaan, mengiyakan ucapan temannya.

“Makanya tadi juga pas namanya dipanggil kita masih diam bengong. Kaget. Masih gak percaya gitu,” Denny menambahkan seraya tertawa.

Sutradara sekaligus penulis naskah Monty Tiwa yang menjadi salah satu juri kompetisi ini, sebelumnya sudah memprediksi jika ‘Rotasi’ punya peluang besar untuk menang. Selain memenuhi kriteria penilaian juri, ‘Rotasi’ menurutnya punya keunikan tersendiri.

“Semuanya punya kans untuk menang karena masing-masing adalah best of the bestnya dari setiap negara. Tapi satu hal yang bisa saya ngomong ketika memperhatikan semua video di kompetisi ini, termasuk dari Indonesia, punya kita sangat mewakili Indonesia dan bisa sangat membanggakan dari aspek budaya dan konten,” sebut Monty di sela acara.

Sesuai namanya, ‘5Min Video Challenge’ menantang movie maker membuat video berdurasi lima menit. Kompetisi ini digagas Singtel Group, dan merupakan kolaborasi para operator seluler yang tergabung di dalamnya yakni Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), Airtel (Afrika), Globe (Filipina), dan Telkomsel (Indonesia).

“Kita melihat ada banyak anak muda kreatif dan berbakat di kompetisi ini. Mereka membuktikan bahwa video berdurasi singkat bisa menjerat hati dan pikiran yang menonton,” komentar CEO Singtel Group Chua Sock Koong.

Ditambahkannya, kompetisi ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memperkaya konten original bagi para pengguna layanannya di seluruh jaringan telekomunikasinya.

“Kami ingin menghibur konsumen kami di seluruh dunia dengan konten original berkualitas yang nantinya akan kami kurasi,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan acara semacam ini sangat bagus karena mengakomodir tren peningkatan konsumsi video di kalangan pengguna internet mobile.

Dikatakannya, trafik data ke depannya memang akan lebih banyak video. Adapun video yang optimal ditonton adalah yang durasinya tidak terlalu lama. Dengan dibuatkan lomba semacam ini, diharapkan bisa lebih memancing kreativitas para pembuat konten.

“Senang tentunya melihat ada banyak video maker membuat video yang bagus-bagus. Dari Indonesia bahkan jadi juara utamanya. Ini akan sangat insipiratif, kita harapkan akan bisa lebih memacu industri kreatif di Tanah Air,” tutupnya.

Sumber Detikinet