6 Hal yang Hits dilakukan di Malang Tempoe Doeloe (MTD)

ilovemlg.com – Festival Malang Tempoe Doeloe akan segera di gelar kembali di kota Malang, Apa saja yang hits dilakukan di malang tempoe doeloe, yuk di cek langsung deh.

Festival-Malang-Tempoe-Doeloe-2012 ilovemlg | ilovemalang
Festival-Malang-Tempoe-Doeloe-2012 ilovemlg | ilovemalang

Malang Tempoe Doeloe (MTD) / Malang Kembali (MK) akan kembali diselenggarakan di Kota tercinta kita Sam. Usai vakum selama beberapa tahun, event ini akhirnya bisa dihelat juga pada tanggal 7-8 bulan Februari 2016 besok. Berbagai ragam budaya dan acara akan dihelat di festival yang mengusung tema Malang di akhir abad 19 an. Apa saja yang kegiatan-kegiatan yang sering kita lakukan disini? Mari kita simak saja tulisan di bawah ini Ker.

Ajang Reuni

malang kembali ilovemlg | ilovemalang
malang kembali ilovemlg | ilovemalang

MTD adalah salah satu tempat reuni yang cocok untuk berkumpul lagi dengan kawan lama kita Sam. Dengan adanya event ini membuat mereka yang jarang bertemu menyempatkan waktunya untuk  melepas rindu dengan  sahabat karib sekaligus eksis check-in di sosial media kekinian Path. Siapa tahu dengan reunian terpecik kembali bara asmara atau bahkan CLBK diantara kalian. Menghayal itu indah bukan?

Beli jajanan zaman baheula

aneka-kuliner-jadul-di-malang-tempo-doeloe-2012-malang-kembali-merdeka ilovemlg | ilovemalang
aneka-kuliner-jadul-di-malang-tempo-doeloe-2012-malang-kembali-merdeka ilovemlg | ilovemalang

Bermacam-macam jajanan juga disajikan di stand-stand maupun pedagang kaki lima disini Sam. Mulai dari camilan tebu, jenang, gulali, kembang gula, gulo kacang, jagung dan kacang rebus, es drop, sampai rokok kobot pun ada di MTD. Tak lupa juga booth yang menyajikan berbagai makanan khas Malang.mHanya dengan berbekal 3000-10.000 kalian bisa nostalgia jajanan jaman 90an dengan nawak-nawak maupun (atau kalo ada juga sih) gebetan Sam.

Mengenang masa lalu

Malang-Tempoe-Doeloe ilovemlg | ilovemalang
Malang-Tempoe-Doeloe ilovemlg | ilovemalang

Barangkali sudah >4 tahun MTD tak lagi diselenggarakan di Jalan Ijen. Sudah banyak juga mahasiswa pendatang dan publik Malang Raya yang merindukan dan bahkan belum menikmati festival akbar ini. Belum lagi mengenang cerita tentang sejarah melawan penjajah dan terciptanya awal kota ini sejak 1914 lalu. Pelbagai foto dan video yang merekam banyak kejadian, foto-foto walikota masa lampau dan proses perkembangan kota akan ditampilkan disini. Kenangan umak tentang Malang di masa kecil akan secara otomatis muncul kembali. Asal jangan sampai kenangan gandengan tangan bersama mantan yang teringat Sam (uhuk).

Macak lawas (Berpakaian jadul)

APEL malang tempoe doeloe ilovemlg | ilovemalang
APEL malang tempoe doeloe ilovemlg | ilovemalang

Kapan lagi ngledom outfit oldschool bermodel dress terusan batik, kebaya dan hairstyle kepang 2 bagi cewek atau blangkon, baju batik, suspender dan dasi pita untuk pria bisa dipakai lagi selain di kondangan. Siap-siap bongkar lemari Ebes ataupun Emes jika perlu. Kalau ada, pakai jarik milik nenek ataumkeris serta pipa rokok milik Opa yang bagus buat aksesoris agar tampil maksimal. Jangan lupa juga bawa kacamata bundar model Moscot Lemtosh biar kelihatan cupu. Oiya, bagi cowok-cowok, pakai pomade agar makin mendukung tampilan kalian Ker.

Ajang riya’ selfie

malang tempoe doeloe ilovemlg | ilovemalang
malang tempoe doeloe ilovemlg | ilovemalang

Apalagi yang dicari di MTD  selain selfie dengan background poster lawas, sepeda onthel hingga mobil kuno dari berbagai club di Malang Raya. Tak lupa juga biasanya akan ada beberapa gazebo jadul yang disediakan oleh panitia demi memenuhi keeksisan diri. Sekedar saran, bawalah kamera baik dslr ataupun smartphone yang bagus dan minim noise mengingat kurangnya pencahayaan (low light) di saat malam, kecuali jika kalian ingin berkunjung kesana pada sore hari.

Tempat buang sampah sembarangan

Selain kelima hal diatas, salah satu ciri pengunjung MTD yang juga termasuk saya sendiri adalah terkenal buruk (bahasa gaulnya notorious) sebagai tukang nyampah ulung di festival ini. Dengan banyak alasan mulai tidak adanya tempat sampah yang memadai hingga secara sengaja menginjak-injak taman bunga Ijen yang sekarang mulai dipermak menjadi lebih bagus lagi.

Seiring diadakannya event ini di Jl. Simpang Ijen nanti, semoga tidak ada lagi (meskipun saya pesimis) atau mungkin lebih tepatnya sampah bisa diminimalisir dengan kesadaran diri individu masing-masing akan kebersihan lingkungan. Jangan jadikan lagi alasan tidak adanya tempat sampah, saku atau bawa tote bag yang bisa menampung sementara sampah umak.

Hindari pemakaian kantong plastik jika tidak dibutuhkan, butuh sekitar 40 tahun untuk menetralkan sampah anorganik tersebut. Panitia sudah menyiapkan koordinasi dengan pemerintah dan pihak berwajib untuk menutup jalan dan mengamankan acara ini. Janganlah kita dzalim dan mengulang lagi kejadian-kejadian buruk di setiap festival. Jika kita masih tetap melakukan hal-hal tersebut, maka sebenarnya kita tak lebih baik dari keledai. Mengingat binatang saja tidak melakukan kesalahannya sendiri berkali-kali.

Semoga dengan adanya MTD tahun ini kita tetap bisa menikmati festival dengan baik. Kita kembali bisa menjalin lagi silaturrahmi sekaligus kelestarian kota kita. Jangan ada lagi kerusakan-kerusakan dan jalan yang berbau apek setelah acara yang membuat kota Malang tak lagi pantas meraih penghargaan sebagai kota Adipura.

PS: Jangan lupa juga stalking Instagram atau twitter mantan Sam biar makin greget bisa ketemu dan nostalgia bareng disana.

Dikirimkan Oleh :

Faiz Ushbah M

Penulis adalah mahasiswa pascasarjana bahasa inggris UM dan seorang guru swasta. Ia juga seorang aktivis lingkungan yang menyebarkan 3R movement (Reduce, Reuse, Recycle), co-founder dan web designer dari website terjemahonline.com yang menyediakan jasa terjemahan bahasa inggris – Indonesia. Jika Anda memiliki buku-buku yang tak lagi dipakai untuk disumbangkan atau ingin berpartisipasi mengajar anak-anak kurang mampu, silahkan hubungi penulis lewat email faizushbahm@gmail.com